<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6674245177131691891</id><updated>2012-02-16T12:21:52.175-08:00</updated><title type='text'>asal mula reggae</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://wildan-maulana.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6674245177131691891/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wildan-maulana.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>wildan maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05136889717624710549</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-jsX_9X780Rs/TmNkz2gbERI/AAAAAAAAAAU/_8YL-u3cP4k/s220/eeee.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6674245177131691891.post-6246354606664474068</id><published>2011-09-04T04:41:00.000-07:00</published><updated>2011-09-04T04:41:25.410-07:00</updated><title type='text'>Asal mula reggae</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="content"&gt;     SKA adalah  muzik dari Jamaica dan mula berkembang pada tahun 60an oleh  golongan  pertengahan (pekerja) ke U.K dan kemudian ke seluruh dunia. Di U.K,   pada mulanya ia dikenali sebagai Bluebeat dan kemudiannya baru ia  dikenali  sebagai Rocksteady dan Reggae.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elemen utama bagi  muzik Ska ialah drum, rythem, banyak bunyi hon dan  kesemuanya  dirangkumkan. Maka terhasillah irama Ska. Muzik Ska mula  dipopularkan  oleh golongan Mod. Dengan imej tersendiri seperti memakai  hat (topi  popeye) dan menunggang skuter (vespa) sambil melayan Ska..... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mempelajari kita harus memahami tentang sebuah makna dalam perjalanan waktu.  Begitu halnya dengan sejarah musik ska.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah Perang Dunia II yang mengubah segalanya. Kekuasaan Inggris  terhadap negara-negara jajahannya runtuh sebelum masa PD II &amp;amp;  terpecah belah pada saat pertengahan masa peperangan. Inggris  memeberikan kemerdekaan kepada negara-negara jajahannya setelah mendapat  tekanan dari pemerintahan kolonial. Pada tahun 1962 Jamaika membentuk  pemerintahan sendiri meskipun masih tetap sebagai negara yg makmur.  Budaya Jamaika &amp;amp; muziknya mulai terefleksi dalam optimisme baru  &amp;amp; aspirasi rakyat yang liberal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tahun 40'an Jamaika  telah mengadopsi &amp;amp; mengadaptasi berbagai bentuk muzik dari Amerika.  Pada saat PD II berakhir, begitu banyak band-band di Jamaika yang  memainkan muzik² dansa. Grup seperti Eric Dean Orchestra dengan  trombonisnya Don Drummond &amp;amp; master gitarisnya Ernest Ranglin  terpengaruh oleh pemuzik² jazz Amerika seperti Count Bassie, Erskine  Hawkins, Duke Ellington, Glenn Miller &amp;amp; Woody Herman. Ditahun 50'an  ketenaran band-band jazz di Amerika digantikan oleh grup-grup yang kecil  &amp;amp; cenderung lebih memainkan irama bop/rhythm &amp;amp; blues sound.  Musisi Jamaika yang sering berkunjung ke Amerika terpengaruh &amp;amp;  membawa pola permainan muzik tersebut ke daerah asalnya. Band-band local  di Jamaika seperti Count Smith The Blues Blaster, Sir Nick The Champ  &amp;amp; Tom The Great Sebastian mulai memainkan gaya baru tersebut.  Ditahun 1954, pertunjukan terbesar pertama kali diadakan di kota  Kingston tempatnya di Ward Theatre. Band-band tradisional yang memainkan  irama mento-folk-calypso turut mengambil bahagian &amp;amp; sering kali  band-band tersebut mengisi acara di hotel-hotel yang ada di Jamaika  &amp;amp; mengelilingi pulau tersebut. Pada akhir tahun 50'an  pengaruh-pengaruh jazz, R&amp;amp;B, &amp;amp; mento (sejenis muzik calypso)  melebur menjadi satu bentuk baru yang dinamakan 'shuffled'. Irama  shuffled memperoleh populari berkat kerja keras musisi-musisi seperti  Neville Esson, Owen Grey, The Overtakers &amp;amp; The Matador Allstars.  Banyak studio &amp;amp; perusahaan rakaman yang mengalami perkembangan &amp;amp;  terus berusaha untuk mencari bakat² baru. The Jamaican Broadcasting  Corporation pun ikut membangkitkan semangat kepada pemuzik² muda melalui  siaran acara² di radio. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua orang yang amat berpengaruh dalam  perkembangan musik di Jamaika pada tahun 50'an adalah Duke Reid &amp;amp;  Clement Seymour Dodd. Bersama istrinya, Duke Reid memiliki kedai  'Treasure Island Liquor' yang berlokasi di jalan Bond (Bond street).  Soundsystem Reid dikenal dengan nama 'The Trojan', diambil dari tulisan  yang tertera pada traknya. Trak yang biasa digunakan sebagai angkutan  barang untuk kedainya. Dodd menamakan soundsystem miliknya 'Sir Coxsone  Downbeat' yang diambil dari nama pemain kriket asal Yorkshire, Coxsone.  Sepanjang akhir tahun, kedua orang tersebut memimpin persaingan dalam  bisnes muzik. Walaupun Coxsone lebih dekat dengan 'Ghetto'(perkampungan  yang didiami kaum atau kelompok tertentu) Adalah Reid yang dianugerahi  sebagai 'King of sound &amp;amp; blues' di Success Club (acara  penganugerahan) di tahun 1956, 1957, 1958. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1962, saat di  mana Jamaika sedang cenderung meniru musik-muzik Amerika, Cecil  Bustamente Campbell yang kemudian dikenali dengan nama 'Prince Buster',  tahu bahawa sesuatu yang baru amat ditubuhkan pada saat itu. Ia memiliki  seorang gitaris yang bernama Jah Jerry yang kemudian bereksperimen di  muzik dengan menitikberatkan 'ketukan 'afterbeat' ketimbang 'downbeat'.  Hingga pada saat ini ketukan afterbeat menjadi esensi dari singkop  (penukaran irama) khas Jamaika. Ska pun lahir. Soundsystem/studio  rekaman pun mulai merakam hasi kerja mereka. Dengan tidak memberikan  label pada vinyl (piring hitam) dengan tujuan agar memperoleh keuntungan  diantara para pesaingnya. Sehingga yang lain tidak dapat melihat apa  yang dimainkan &amp;amp; 'mencuri' untuk sondsystem mereka sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang antara soundsystem pun memuncak hingga pada saat para donatur  terancam oleh segerombolan orang² yang menyebabkan permasalahan. Orang²  ini dinamakan 'Dance Hall Crashers'. Meskipun fasilitas Mono Recording  yang masih primitif, adalah keteguhan hati dari antusiasnya akan muzik  ska yang memungkinkan untuk menjadi muzik komersil dari Jamaika yang  pertama kali. Dan kenyataannya ska dikenal sebagai musik dansa rakyat  Jamaika. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang tahun 60'an wilayah ghetto di Jamaika  dipenuhi oleh pemuda-pemuda yang mencari pekerjaan. Pada waktu itu amat  susah di dapati. Pada awalnya pemuda-pemuda ini tidak tertarik dengan  optimisme musik ska. Pemuda-pemuda tersebut menciptakan identiti  kelompok sebagai 'Rude Boy' (sebuah trend dikalangan pemuda yang pernah  terjadi pada periode awal tahun 40'an) Menjadi 'Rude' ertinya menjadi  seseorang dimana masyarakat menganggapnya tidak berguna. Gaya dansa ska  para Rude Boy memiliki ciri khas tersendiri, lebih pelan, dengan tingkah  seakan-akan meninju seseorang. Rude Boy memiliki koneksitas dengan  'Scofflaws'(orang-orang yang selalu menentang hukum) &amp;amp; dunia  kriminal lainnya. Hal ini terefleksikan dalam lirik-lirik lagu ska.  (catatan: gaya penampilan berpakaian Rude Boy iatu dengan celana panjang  yang mengatung hanya semata kaki). Muzik ska sekali lagi mengalami  perubahan untuk merefleksikan 'Mood of the rude' dengan menambahkan  tensi pada permainan bass yang disesuaikan dengan gaya sebelumnya iatu  'free-walking bass style'. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang datang mengadu nasib di  kota Kingston untuk memperoleh pengetahuan dalam industri muzik yang  kemudian beralih menjadi penjual ganja ketika gagal &amp;amp; modal makin  menipis. Banyak pula yang berkecimpung dalam dunia kriminal (tergambar  dalam film 'The Harder They Come' yang diperankan oleh Jimmy Cliff  ...film ini dipercaya mengisahkan tentang perjalanan hidup Jimmy Cliff) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua parti politik yang ada di Jamaika membentuk banser bersenjata.  Opini publik pun mengarah pada penentangan terhadap kelompok Rude Boy  &amp;amp; penggunaan senjata api. Peraturan memiliki senjata api pun ditilik  kembali setelah melalui periode dimana kepemilikan senjata  diperbolehkan asal tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. Siapa pun  yang memiliki senjata api yang ilegal, diancam hukuman penjara seumur  hidup &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artis &amp;amp; produser mendukung bahkan 'memaafkan' atas  prilaku kelompok Rude Boy melalui muzik ska. Dukungan untuk tidak  menggunakan senjata api terefleksi dalam lagu-lagu seperti "Lawless  street" dari kelompok Soul Brothers, "Gunmen coming to town" The  Heptones. Duke Reid memproduseri salah satu grup ska The Rude Boy  (shuffling down Bond street) C.S. Dodd pun ikut memproduksi grup muda  yang memiliki visi muzik mereka sebagai 'rudies' iatu kelompok The  Wailers ( Bob Marley, Peter Tosh, Bunny Wailer). Prince Buster menemukan  seseorang yang memiliki mitos karakter sebagai Rude Boy iatu Judge  Dread. Lagu "007 Shanty Town" yang dinyanyikan oleh Desmond Dekker  adalah sebuah karya cemerlang dalam mendokumentasikan perilaku Rude Boy  kedalam sebuah lagu (berhasil memasuki urutan tangga lagu ke 14 di UK  Charts) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tema rude boy masih mendominasi sepanjang periode ska,  dan popularitinya memuncak sepanjang musim panas tahun 1964. Beat ska  menjadi lebih lambat &amp;amp; Rocksteady pun lahir. Gelombang ska pertama  berakhir pada tahun 1968 (Rocksteady adalah bahagian cerita lain:  Rocksteady kemudian melahirkan muzik Reggae. Populariti muzik Reggae di  Inggris di sebarkan oleh Skinhead; kelompok Rastafarian mengadopsi muzik  Reggae &amp;amp; lirik² lagunya cenderung bertemakan ajaran Rastafari &amp;amp;  pandangan Relijiusnya, Reggae pun berkembang menjadi 'Dub',  'Dancehall', &amp;amp; seterusnya ...&amp;amp; seterusnya ...) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki  gelombang kedua ...sebelumnya marilah kita lihat beberapa sejarah ska  lainnya: ditahun 1962, saat di mana Inggris menjanjikan jaminan secara  tak terbatas kepada para imigran yang berasal dari negara²  persemakmurannya, rusuhan pun terjadi. Disaat itu muzik ska &amp;amp; Reggae  sedang populer. Dibawa dari Jamaika oleh banyak pemuzik &amp;amp; produser  yg ikut berimigrasi, termasuk 'The Trojan' &amp;amp; seorang kelahiran Kuba,  Laurel Aitken. Pada tahun 70'an, imej Rude Boy diperbaharui &amp;amp;  terhasil dalam penggabungan 2 jenis musik yg masih tergolong baru di  Inggris iatu Reggae &amp;amp; Punk oleh band The Clash (Rudie can't fail).  Antara pertengahan hingga akhir tahun 70'an, band seperti The Coventry  Automatics memilih untuk memainkan ska ketimbang Reggae karena menurut  Jerry Dammers (pendiri band tersebut), memainkan musik ska lebih mudah  &amp;amp; gampang. The Coventry Automatics merubah namanya menjadi The  Specials AKA The Automatics, kemudian berubah lagi menjadi The Specials.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya pada tahun 1979 Jerry Dammers mendirikan 2Tone  Records. Keinginan Dammers layaknya seperti Prince Buster di awal tahun  60'an yaitu menciptakan sesuatu yang baru. Hitam &amp;amp; putih menjadi  simbol. Lahirlah yang dinamakan dengan 2Tone ska. Logo 2Tone iatu gambar  kartun pria berpakaian jas hitam dengan kemeja putih, dasi hitam, topi  'pork pie', kaca mata hitam, kaus kaki putih &amp;amp; sepatu 'lofers' hitam  menjadi logo resmi yang karakternya di beri nama 'Walt Jabsco' (diambil  dari nama Walt Disney, pendiri film kartun &amp;amp; Jabsco bererti ganja  dalam bahasa slang latin). Diciptakan oleh Dammers sendiri berdasarkan  pose Peter Tosh pada sebuah photo awal kelompok The Wailers yang dapat  di lihat pada cover album 'The Wailing Wailer Studio One Realease'. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat rusuhan sedang terjadi, &amp;amp; organisasi racist 'National  Front' sedang tumbuh pesat, pakaian hitam putih &amp;amp; band yang anggota  nya terdiri dari perusuh, mengetengahkan lagu-lagu yang bertemakan  'unity' disaat negara tersebut sedang terpecah belah oleh isu racial.  Sama halnya dengan musik ska di Jamaika, situasi yang terjadi pada saat  itu terefleksi kedalam lirik lagu, seperti "Racist Friend" The Specials  AKA. Band-band seperti Madness, The Beat, The Selecter, The  Bodysnatchers &amp;amp; The Specials membuat ska menjadi sesuatu yang segar  dengan mengolah nomor-nomor ska klasik dari Prince Buster (Roughrider,  Madness, Too hot, dll.) &amp;amp; artis-artis gelombang pertamanya.Band lain  yang tidak termasuk 2Tone tetapi berasosiasi dengan gerakan 2Tone  adalah Bad Manners. Ada juga persilangan dengan artis gelombang pertama  dengan band 2Tone (Rico Rodriguez adalah pemain trombone yang menjadi  additional player pada kelompok The Specials, anak murid dari pemain  trombone ternama Don Drummond &amp;amp; sering dipakai sebagai musisi studio  do Jamaika) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya Chrysalis Records membeli 2Tone dari  Dammers dengan keputusan menandatangani perjanjian kontrak dengan  band-band 2Tone lainnya. Termasuk antara lain: The Specials, The  Selecter, Madness, Rico Rodriguez, The Swinging Cats, The Friday Club,  The Bodysnatchers, The Hisons, JB Allstars, Specials AKA, The  Apollonairs, The Beat (di Amerika di kenali dengan nama 'The English  Beat' karena sudah ada band yang memakai nama The Beat) &amp;amp; sebuah  single dari Elvis Costello. (catatan: single Elvis Costello tersebut  berjudul "I can't stand up for falling down" menjadi permasalahan &amp;amp;  tidak pernah di jual. Copy lagu tersebut diberikan secara gratis kepada  penggemar Costello pada saat pertunjukannya. Costello memproduseri debut  album The Specials &amp;amp; menjadi guest singer sekaligus produser untuk  single The specials AKA yang berjudul Nelson Mandela 12". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun  1985 2Tone label dibubar. Dammers mengalami kebangkrutan terhadap  perusahaan Chrysalis. Band-band 2Tone mengalami masa popularitasnya dari  tahun1978-1985 walau bagaimanapun bukan hanya 2Tone yang memainkan  musik ska. Diantara band-band lainnya adalah The Tigers, Ska City  Rockers, The Akrylykz (dengan Roland Gift pada tenor sax, yang kemudian  bergabung bersama anggota The English Beat Cox, &amp;amp; Steele yang  belakangan menjadi penyanyi di Fine Young Cannibals), The Employees, The  Piranhas, dan masih banyak lagi ... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut menutup  gelombang kedua musik ska ...pada gelombang ketiga: dengan berakhirnya  2Tone &amp;amp; gelombang kedua, musik ska menjadi sempit namun tidak  menjadi musik yang usang. Adalah The Toasters (pernah merilis single  dibawah nama 'Not Bob Marley'), Bim Skala Bim, The Untouchables &amp;amp;  Fishbone yang menjadikan tradisi dalam mencampur beat ska dengan unsur²  muzik lainnya seperti pop, rock dan beat-beat lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran gelombang ketiga musik ska terdiri dari berbagai bentuk dengan  mengkombinasikan hampir setiap jenis muzik yang kira-kira dapat  dicantumkan dengan irama ska. Band-band seperti Jump With Joey, Hepcat,  Yebo, NY Ska Jazz Ensemble &amp;amp; Stubborn Allstars tetap bermain pada  akar ska Jamaika. Operation Ivy, Voodoo Glow Skulls, Mighty Mighty  Bosstones, dll. menggunakan energi punk untuk menciptakan ska-core.  Regatta 69, Fillibuster, Urban Blight, dll. tetap bertahan pada corak  Reggae/Rocksteady beat. Punch The Clown, Undercover S.K.A., dll.  mencirikan pengaruh dari gaya 2Tone. Yang menarik adalah band asal  Florida, Pork Pie Tribes menggabungkan beat ska dengan muzik tradisional  Irlandia. Hal lain yang lebih menarik adalah grup band The Brownies  yang mencampurkan ska dengan apa saja !! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imej Rude Boy/Rude  Girl hadir kembali pada gelombang ketiga, namun kali ini tidak sebagai  pemberontak. Tetapi sebagai suporter yang fanatik dengan muzik ska.  Digelombang ketiga ini juga terdapat hal-hal yang tidak pernah ada pada  awal gelombang pertama (beberapa diantaranya ada yang tidak pernah di  mengerti) seperti 'Straight Edge' dengan logo 'X' ditangan, boneheads,  OI/SKA, Skinhead Against Racial Prejudiced (SHARP's) juga konsep-konsep  'sell outs'. Ada beberapa aspek diantaranya yang belum berubah: ska  masih menjadi muzik dikalangan remaja, setiap pertunjukan ska dapat  disaksikan oleh segala umur &amp;amp; tidak terlalu mahal untuk  mengakomodasikannya. Disamping itu juga ska masih membentuk beat yang  unik &amp;amp; harmonis walaupun digabungkan dengan unsur-unsur muzik  lainnya &amp;amp; orang-orang pun masih banyak yang menikmatinya. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6674245177131691891-6246354606664474068?l=wildan-maulana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wildan-maulana.blogspot.com/feeds/6246354606664474068/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wildan-maulana.blogspot.com/2011/09/asal-mula-reggae.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6674245177131691891/posts/default/6246354606664474068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6674245177131691891/posts/default/6246354606664474068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wildan-maulana.blogspot.com/2011/09/asal-mula-reggae.html' title='Asal mula reggae'/><author><name>wildan maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05136889717624710549</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-jsX_9X780Rs/TmNkz2gbERI/AAAAAAAAAAU/_8YL-u3cP4k/s220/eeee.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
